Klasifikasi Cadangan Minyak, Gas dan Kondensat


Cadangan adalah jumlah minyak mentah, gas alam, dan bahan-bahan lain yang dihasilkan yang bisa diperoleh keuntungan darinya di masa depan dari reservoir bawah tanah yang ada.

Mengapa cadangan perlu diestimasi? Berikut ini adalah alasan-alasannya :

  1. perusahaan-perusahaan dan individu-individu yang bertanggungjawab akan eksplorasi, pengembangan, dan pengoperasian dari properti minyak atau gas,
  2. pembeli, penjual, dan penilai,
  3. bank dan institusi keuangan lainnya,
  4. agen-agen pemerintah,
  5. para investor,
  6. pihak-pihak yang mempermasalahkan ataupun menengahi pertikaian mengenai cadangan.

Estimasi atau perkiraan cadangan bersifat tidak pasti dikarenakan faktor-faktor dibawah ini :

  1. kekompleksan geologis
  2. tuanya usia properti
  3. mutu dan jumlah data geologis dan teknik
  4. lingkungan pengoperasian
  5. ketrampilan, keahlian, dan kejujuran dari estimator.

Berikut ada definisi dari tiap-tiap fluida petroleum :

  • Minyak mentah (crude oil) : bagian dari petroleum yang berwujud cairan dalam reservoir asli bawah tanah dan tetap berwujud cairan pada kondisi temperatur dan tekanan atmosferik
  • Gas alam (natural gas) : bagian dari petroleum yang berwujud gas atau berupa larutan dalam minyak mentah, di dalam reservoir asli bawah tanah, dan berwujud gas pada temperatur dan tekanan atmosferik.
  • Kondensat Lease (lease condensate) : bagian cairan petroleum yang kebanyakan terdiri dari pentana dan lebih berat yang berwujud gas (uap) dalam kondisi awal reservoir dan terkondensasi dalam bentuk cairan ketika gas diproduksi lewat perlengkapan separasi dibawah kondisi ambien pada satu lease.
  • Produk Plant (plant products) : bagian dari petroleum dan produk terkait yang sudah diekstrak dari gas lease pada plant pusat, umumnya menggunakan absorpsi dan atau proses refrigrasi.

Klasifikasi Cadangan berdasarkan SPE-WPC 1997 :

Cadangan terdiri dari cadangan terbukti dan belum terbukti.

Cadangan yang belum terbukti dibedakan atas cadangan yang bisa jadi (probable) atau cadangan yang mungkin jadi (possible).

Cadangan terbukti terdiri dari cadangan yang sudah dikembangkan dengan cadangan yang belum dikembangkan.

Cadangan terbukti yang sudah dikembangkan terdiri dari cadangan berproduksi dan cadangan yang belum berproduksi.

Cadangan terbukti yang sudah dikembangkan dan belum berproduksi terdiri dari cadangan shut-in atau cadangan behind pipe.

Area dari reservoir yang dipertimbangkan sebagai cadangan terbukti termasuk di dalamnya :

  1. area yang dibatasi oleh pengeboran dan ditentukan oleh kontak cairan jika ada, dan
  2. bagian yang belum dilakukan pengeboran tapi dapat dimasukkan sebagai produktif dengan dasar data geologis dan teknik yang ada.

Cadangan pada lokasi yang belum dikembangkan dapat dimasukkan sebagai cadangan terbukti yang belum dikembangkan apabila:

  1. lokasi-lokasi tersebut adalah offset langsung dari sumur-sumur yang telah mengindikasikan produksi yang komersial pada formasi target
  2. bila bisa dipastikan lokasi tersebut termasuk kedalam batas-batas produktif yang terbukti dari formasi target
  3. lokasi mengikuti regulasi akan jarak sumur (well spacing)
  4. bisa dipastikan bahwa lokasi tersebut akan dikembangkan.

Cadangan yang bisa jadi (probable) dimaksudkan sebagai berikut :

  1. cadangan yang diantisipasi terbukti secara pengeboran step-out normal dimana pengendalian dari bawah tanah tidak memadai untuk memastikan cadangan ini.
  2. cadangan dari formasi terlihat produktif berdasarkan karakteristik log sumur tapi kurang data core atau test yang lebih menyakinkan dan tidak analog dengan cadangan yang sedang berproduksi ataupun terbukti pada area tersebut.
  3. cadangan tambahan yang dikaitkan dengan pengeboran infill yang bisa diklasifikasikan sebagai terbukti jika mendekati jarak yang ditetapkan telah disetujui pada saat diestimasi.
  4. cadangan yang diberikan kepada metode pemulihan yang diperbaiki yang telah dikerjakan lewat penerapan sukses yang sifatnya komersial
  5. cadangan pada area dimana formasi tampaknya terpisah dari area yang telah terbukti oleh adanya patahan dan interpretasi geologi yang mengindikasikan strukturnya lebih tinggi dari area yang telah terbukti
  6. cadangan yang berasal dari workover di masa depan, penanganan, penanganan ulang, perubahan peralatan, ataupun prosedur mekanis dimana prosedur yang dilakukan belum terbukti sukses di sumur-sumur yang analog
  7. tambahan cadangan dalam reservoir yang telah terbukti dimana interpretasi lain dari kinerja atau data volumetris mengindikasikan tambahan cadangan dari yang sudah dibuktikan.

Metode-metode yang bisa digunakan untuk mengestimasi cadangan diantaranya adalah :

  1. Metode Analogi/Statistikal
  2. Metode Volumetris
  3. Metode Kinerja
  4. Metode Kombinasi
  5. Metode Rekonsiliasi dari Metode-metode yang Ada
Be Sociable, Share!
Alan Parsons Project – Eyes in the Sky
Madness – Our House

Leave a Reply

Your email address will not be published / Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>